Judi Bola Online Antara Olahraga dan Industri

Kita sering mendengar kalimat “Sepak bola adalah cabang olahraga paling populer di dunia”. Selain kalimat “bola itu bundar” maka kalimat pertama tadi adalah kalimat yang paling sering diucapkan atau terdengar berhubungan dengan sepak bola. Lantas bagaimana kenyataannya? Kenyataannya memang seperti itu. Karena kalau kita berbicara soal angka statistik, maka cabang olahraga sepak bola akan unggul jauh. Jika kita berbicara mengenai angka jumlah pemain sepak bola yang ada di seluruh dunia, maka ada lebih dari 300 juta pemain baik itu profesional ataupun pemain amatir yang tercatat di seluruh dunia. Dan apabila kita berbicara mengenai angka jumlah penonton pertandingan sepak bola, maka angka tersebut akan melebihi jumlah satu miliar orang.

Sepak bola konon adalah sebuah bentuk olahraga permainan yang paling tua di dunia. Untuk sepak bola modern kita sering mendengar bahwa negara Inggris merupakan tempat sepak bola berasal. Oleh karena itu kita sering mendengar istilah Football is coming home dari masyarakat Inggris ketika sebuah turnamen sepak bola sebesar Piala Dunia atau Piala Eropa digelar. Hal itu untuk menyemangati para pemain timnas mereka untuk menjuarai turnamen yang mereka ikuti. Tapi sebenarnya sepak bola sendiri terindikasi sudah ada dari zaman kuno. Memang permainannya tidak seperti yang kita kenal seperti sekarang ini. Tapi setidaknya apa yang mereka mainkan zaman dahulu adalah sebuah benda bundar (yang diduga adalah bola) yang dimainkan dengan menggunakan kaki. Permainan sepak bola yang kita kenal sekarang ini memang mulai pertama kali diimainkan di Inggris. Itulah mengapa negara Inggris mengklaim kalau sepak bola adalah olahraga yang ditemukan di negara mereka. Hal ini didukung dengan begitu banyaknya klub dari dataran Inggris atau Britania Raya pada umumnya yang didirikan dari awal tahun 1800an. Ditambah lagi turnamen piala FA yang disebut-sebut sebagai turnamen terbesar di dunia.

Popularitas sepak bola sendiri begitu cepat tumbuh saat itu, terutama di daratan Eropa dan benua Amerika. Lalu pada tahun 1904 di kota Paris, oraganisasi sepak bola dunia FIFA didirikan. Jules Rimet dan Henry Delaunay merupakan tokoh yang menggagas berdirinya FIFA pada saat itu. Empat tahun setelah berdirinya FIFA di Perancis, sepak bola menjadi olahraga resmi yang dipertandingkan di Olimpiade London 1908. Saat itu tim nasional Inggris Raya berhasil mengamankan medali emas sepak bola untuk pertama kalinya. Pada tahun 1930 untuk pertama kalinya Piala Dunia digelar. Saat itu Uruguay ditunjuk untuk menjadi tuan rumah di gelaran perdana Piala Dunia. Tuan rumah Uruguay saat itu berhasil menjadi juara Dunia pertama setelah di final berhasil mengalahkan Argentina dengan skor 4-2. Selanjutnya piala dunia digelar setiap empat tahun sekali. Italia dan Perancis saat itu ditunjuk untuk menjadi tuan rumah untuk perhelatan Piala Dunia edisi kedua dan ketiga pada tahun 1934 dan 1938. Setelah tahun 1938 Piala Dunia sempat terhenti akibat meletusnya Perang Dunia di penjuru dunia saat itu. Perang terjadi di mana-mana. Tidak hanya di benua Eropa dan Amerika saja, tapi juga di benua Asia. Pasca Perang Dunia II selesai, Piala Dunia akhirnya diadakan lagi untuk yang keempat kalinya pada tahun 1950 di Brasil. Dan sejak saat itu Piala Dunia tidak pernah lagi terputus penyelenggaraannya hingga terakhir tahun 2018 di Rusia.

Sampai era akhir 1980an sepak bola masih murni dinikmati murni sebagai sebuah olahraga. Belum ada industri sepak bola seperti sekarang ini. Walaupun sebenarnya arah untuk menjadi industri sudah ada sejak tahun 1970an, tetapi hingga akhir 1980an belum ada wujud nyata dari para pelaku sepak bola saat itu untuk menjadikan sepak bola sebagai sebuah industri. Penjualan seragam klub atau biasa disebut jersey saat itu sudah mulai dilakukan klub-klub saat itu, terutama klub-klub dari benua Eropa. Tidak hanya jersey, klub saat itu juga mulai memproduksi syal resmi klub untuk dijual kepada para fans. Hanya saja toko resmi yang menjual merchandise klub saat itu masih terbatas di negara asal klub tersebut saja. Bahkan hanya di kota asal klub itu berasal. Ekspansi bisnis sepak bola saat itu masih belum benar-benar dipikirkan. Aspek olahraga saat itu masih menjadi satu-satunya hal yang dipikirkan oleh klub saat itu. Mereka hanya memikirkan bagaimana caranya menjadi juara di liga negara mereka dan juga juara Piala Champions (sekarang UCL) atau turnamen level benua saja.  Baru pada awal tahun 1990an ketika liga Inggris berubah dari Division One menjadi Premier League, industri sepak bola mulai menggeliat. Semua sektor yang bisa dimanfaatkan mulai dibenahi saat itu oleh FA dan juga klub-klub di Inggris. Penjualan tiket, kapasitas dan bangku stadion, penjualan merchandise, hingga hak siar televisi untuk klub-klub saat itu mulai diperhatikan. Sejak itu liga-liga lain di benua Eropa mulai mengikuti jejak liga Inggris. Tercatat negara-negara seperti Italia, Jerman, Belanda, dan Spanyol mulai berbenah untuk mengarahkan sepak bola menjadi sebuah industri.

Judi Bola dan Industri Bola

Setelah Liga Inggris dan liga-liga lain di Eropa mulai berbenah untuk menjadikan sepak bola sebagai sebuah industri, hal ini menular ke badan sepak bola dunia FIFA dan badan sepak bola Eropa UEFA. FIFA mengubah format piala dunia pada gelaran di Perancis tahun 1998. Penyelenggaraan tersebut adalah pertama kalinya Piala Dunia diikuti oleh 32 negara setelah sebelumnya hanya 24 negara di tahun 1994. Hal yang sama juga terjadi di piala UEFA. Tahun 1996 ketika piala UEFA digelar di Inggris merupakan piala UEFA pertama yang diikuti oleh 16 negara dari sebelumnya hanya diikuti 8 negara pada gelaran tahun 1992 di Swedia.

Perubahan besar-besaran yang terjadi di sepak bola terutama sepak bola benua Eropa membuat industri perjudian juga bergerak dengan sigap. Rumah-rumah judi yang sebenarnya sudah menyediakan judi bola dari bertahun-tahun sebelumnya menangkap peluang akan adanya pertumbuhan dalam industri sepak bola yang bisa mereka manfaatkan. Sebut saja rumah judi macam William Hill dan Ladbrokes saat itu benar-benar bisa memanfaatkan perubahan cepat yang terjadi. Dengan semakin banyaknya perserta Piala Dunia, Piala Eropa dan Liga Champions Eropa. Tentu saja berpengaruh terhadap pendapatan rumah-rumah judi tersebut. Karena akan semakin banyak opsi taruhan yang bisa ditawarkan kepada para penggemar judi bola.

Selain revolusi industri sepak bola, interval tahun 1990an juga diingat sebagai masa ketika internet mulai digunakan oleh masyarakat dunia. Kehadiran internet di muka bumi benar-benar  mengubah segala aspek kehidupan manusia termasuk salah satunya adalah gaya hidup. Bahkan internet tidak hanya mengubah perilaku manusianya saja, tapi juga mengubah perilaku dan keadaan industri dunia termasuk salah satunya adalah industri perjudian.

Banyak pelaku industri perjudian mulai memanfaatkan internet untuk meningkatkan laba perusahaan mereka. Rumah judi yang tadinya hanya berwujud kedai fisik saja berubah menjadi rumah judi online. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi para pemilik bisnis judi. Bayangkan, sebelum ada internet para penggemar judi bola harus datang ke kedai fisik rumah judi tersebut untuk bertaruh. Entah itu taruhan menang kalah atau taruhan skor akhir. Tapi kehadiran internet mempermudah para penggila judi bola untuk bertaruh. Lalu sebelum masa internet para pemilik bisnis rumah judi jelas harus membangun kedai fisik apabila mereka akan melakukan ekspansi. Tapi dengan adanya internet mereka tidak perlu lagi melakukan itu. Mereka mampu menarik jutaan petaruh di seluruh dunia tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membangun kedai fisik. Hal ini jelas berhasil menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk ekspansi bisnis. Di lain sisi mereka justru bisa meraih lebih banyak keuntungan karena jumlah petaruh yang masuk ke rumah judi mereka meningkat pesat.

Benua Asia sebagai benua terbesar di dunia juga tidak mau ketinggalan untuk ikut mengambil keuntungan dari industri sepak bola dan industri judi yang semakin menggiurkan. Apalagi ditunjang dengan budaya judi yang memang sudah melekat di kalangan masyakarat Asia sejak ribuan tahun lalu. Banyak situs judi bola online bermunculan untuk memanjakan para penggemar judi bola yang ingin bertaruh untuk tim kesayangan mereka. Judi bola online menjelma menjadi sebuah industri baru di Asia yang menjanjikan, walaupun prestasi sepak bola negara-negara Asia belum sehebat negara-negara Eropa dan Amerika Latin.

Imbas dari pertumbuhan industri judi bola online di dunia adalah, banyak situs judi yang berhasil bertransformasi menjadi perusahaan yang sangat besar. Sebagai sebuah perusahaan pastinya mereka butuh melakukan tindakan pemasaran atau marketing. Dan akhirnya itu mereka lakukan dengan cara menjadi sponsor bagi klub-klub sepak bola terutama di Eropa. Banyak dari situs judi online tersebut yang bekerja sama dengan beberapa klub sepak bola sehingga mereka bisa memasang logo dan nama perusahaan mereka di jersey klub sepak bola. Hal ini jelas kejadian yang sangat unik untuk dicermati. Para situs judi yang hidup dan mengambil keuntungan dari industri sepak bola, pada akhirnya juga memberikan keuntungan kepada klub-klub sepak bola yang terlibat dalam industri tersebut. Karena dengan menjadi sponsor utama sebuah klub, jelas mereka akan memberikan dana yang tidak sedikit per tahunnya kepada klub tersebut. Tetapi jelas timbal baliknya adalah mereka tidak perlu lagi susah-susah melakukan belanja pemasaran di tempat lain. Karena pada akhirnya klub sepak bola dan stadion adalah tempat paling cocok dan menguntungkan untuk melakukan kegiatan pemasaran.

Fulham FC adalah klub dari liga Inggris pertama yang tercatat mendapatkan dukungan sponsor dari sebuah situs judi online. Pada musim 2002-2003 tim yang bermarkas di Craven Cottage tersebut menempatkan “Betfair” pada jersey mereka. Musim 20018-2019 bahkan tercatat sekitar 70% klub liga Inggris dari segala kasta mendapatkan kerja sama sponsor dari situs judi. Di antara angka tersebut, 9 klub Premier League termasuk dalam klub yang disponsori oleh situs judi.

Selain klub-klub liga Inggris, beberapa klub besar di Eropa juga pernah mendapatkan kerja sama sponsor dari situs judi atau rumah judi. Sebut saja klub Real Madrid dari Spanyol dan AC Milan dari Italia yang pernah mendapatkan sponsor dari Bwin. Bahkan yang terbaru, klub Borussia Dortmund dari Jerman dan Valencia dari Spanyol juga mendapatkan sponsor dari perusahaan yang sama.

Keadaan-keadaan ini sebenarnya menujukkan kalau kemajuan industri sepak bola dan industri judi, khususnya judi bola itu berbanding lurus dan berkeseinambungan. Ketika industri sepak bola maju maka industri judi juga akan maju. Dan ketika industri judi maju, maka itu akan kembali lagi menguntungkan para pelaku industri sepak bola tersebut.