Frank Lampard Resmi Menjadi Manajer Baru Chelsea

Chelsea telah menunjuk Frank Lampard sebagai kepala pelatih mereka yang baru dengan kontrak selama tiga tahun, memberikan legenda klub tersebut pekerjaan impiannya hanya dalam dua tahun dari karier manajemennya.

Penunjukan tersebut adalah sebuah pertaruhan untuk keduanya, Chelsea dan Lampard yang belum begitu berpengalaman, yang meninggalkan Derby County setelah bertugas satu musim di liga Championship. 

Pada sesi pengumuman pria yang berumur 41 tahun ini sebagai manajer, Chelsea memberi penghargaan untuk perjalanannya di Stamford Bridge dengan memberikan pernyataan yang panjang mengenai apa yang dia capai selama 13 tahun bermain sebagai pemain di sana.

Direktur Chelsea, Maria Granovskaia menambahkan: “Dengan sangat senang hati kami menerima Frank kembali ke Chelsea sebagai kepala pelatih. Frank memiliki pengetahuan yang luar biasa dan pengertian yang baik mengenai klub dan musim lalu, dia menunjukkan bahwa dia adalah salah satu pelatih muda yang berbakat di sepak bola.”

“Setelah 13 tahun bersama kami sebagai pemain, yaitu ketika dia menjadi salah satu legenda klub dan pemegang rekor gol terbanyak, kami percaya bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk dia kembali dan sangat berbahagia karena itu. Kami akan melakukan apa pun yang dapat kami lakukan untuk memastikan bahwa dia mendapatkan seluruh dukungan yang dia butuhkan untuk mencapai kesuksesan besar.”

Dapat dimengerti bahwa Lampard sebelumnya ragu untuk mengambil peran yang telah dijalani oleh 13 manajer yang berbeda selama dekade terakhir dengan beberapa macam gaya yang berbeda, dan meminta jaminan dari sang pemilik klub, Roman Abramovich supaya dia diberikan waktu untuk menyesuaikan diri dengan pekerjaan itu.

Dia mengambil alih pada saat Chelsea menghadapi masa yang sulit, yang beroperasi dengan larangan transfer pemain dua periode yang dijatuhkan oleh UEFA dan juga harus membangun kembali tim tersebut setelah kepergian Eden Hazard ke Real Madrid.

Di sisi Chelsea, adalah sebuah keputusan yang berisiko untuk mengganti Maurizio Sarri – yang telah memberikan gelar jajaran empat teratas dan Liga Eropa sebelum bergabung dengan Juventus – dengan seorang manajer yang hanya memiliki satu musim pengalaman melatih, membawa Derby ke pertandingan final dan mereka dikalahkan oleh Aston Villa, 2-1.

Lampard terperangkap dengan sebuah energi yang besar untuk menguasai pertandingan kendati harus menghadapi beberapa kesalahan mahal yang dibuat oleh para pemain saat mempelajari metode yang dia pakai, dan melakukan pencapaian yang luar biasa dengan pasukan yang sangat bergantung dengan pemain pinjaman.

Dia mengeluarkan penampilan yang luar biasa dari para pemain muda seperti Mason Mount, yang pernah dia pinjam dari Chelsea dan sekarang bertemu lagi dengan Lampard di Stamford Bridge, dan dia diprediksi akan mengumpulkan banyak pemain muda di klub selama masa hukuman larangan mendaftarkan pemain baru.

Jody Morris, asisten dia pada saat di Derby, dan Chris Jones, pelatih tim utama, juga akan pindah dari Pride Park ke London barat. Derby akan menerima sekitar 4 juta poundsterling sebagai kompensasi untuk manajer yang masih memiliki sisa waktu dua tahun pada sebuah kontrak yang berdurasi tiga tahun.

Lampard juga akan berkerja dengan mantan kiper Chelsea, Peter Cech, yang telah dipilih menjadi direktur teknis yang berfungsi sebagai penyambung antara manajer dan para pemegang saham.

Lampard pensiun dari permainannya di tahun 2016, menghabiskan 13 tahun dari kariernya di Stamford Bridge, tempat dia mendapatkan tiga gelar Liga Premier, empat Piala FA, dua Piala Liga, satu Liga Eropa dan satu Liga Champions dan menjadi pencetak gol terbanyak di klub.

Dia tetap menjadi figur yang sangat populer di Chelsea dan akan menerima banyak dukungan dan kesabaran dari para suporter, dan berharap dari hubungan positif yang dia sudah bangun dengan Abramovich pada saat dia menjadi pemain, dapat membantunya di hirarki klub tersebut.