Tiga Negara dengan Bandar Judi Bola Besar

Judi olahraga merupakan jenis permainan judi yang sering dimainkan di dunia. Angka jumlah peminat judi olahraga di dunia ini tidak bisa disepelekan. Karena secara umum masyarakat di dunia sangat menggemari permainan olahraga dan juga permainan judi. Oleh karena itu, ketika judi dan olahraga disatukan menjadi sebuah jenis permainan judi olahraga, jumlah penggemarnya juga tidak main-main. Dari sekian banyak cabang olahraga di dunia ini, sepak bola merupakan olahraga yang memiliki penggemar paling banyak di dunia. Hal tersebut berimbas kepada angka penggemar judi bola yang ada di dunia ini. Judi bola menjadi sub-jenis permainan judi olahraga yang memiliki penggemar paling banyak juga.

Judi bola sendiri sebenarnya diawali di negara Inggris. Pada tahun 1960 negara dengan bendera St. George Cross tersebut akhirnya menerbitkan undang-undang tentang judi bola. Sebelum undang-undang tersebut terbit, banyak sekali bandar judi bola ilegal yang tersebar di seluruh penjuru Inggris. Tetapi sejak undang-undang tentang judi bola diterbitkan, hanya bandar judi bola legal dan dilindungi pemerintah yang bisa menyediakan dan mengadakan judi bola. Sejak internet mulai memasuki kehidupan manusia banyak sekali judi online bermunculan. Termasuk juga bandar judi bola online. Karena memang industri judi online terutama judi bola online saat itu dianggap sebagai sebuah peluang bisnis baru yang bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar.

Dari sekian banyak bandar judi bola yang kita bisa jumpai. Baik itu bandar judi bola era kedai fisik maupun bandar judi bola era judi online. Ada negara-negara yang memiliki bandar judi bolabesar. Dalam artikel ini akan dijelaskan tiga negara dengan bandar judi bolabesar di dunia. Dan penjelasan dalam aritkel ini akan dibagi menjadi dua bagian. Pertama adalah tiga negara dengan bandar judi bola terbesar dengan kedai fisik dan kedua adalah tiga negara dengan bandar judi bola online. Mari kita mulai dengan bandar judi bola terbesar dengan kedai fisik.

1. Inggris

Seperti yang tadi sudah dijelaskan bahwa Inggris menjadi negara pertama atau bisa dibilang negara lahirnya judi bola. Judi bola di Inggris sebenarnya sudah ada sejak tahun 1800an.  Bahkan di tahun 1920an banyak sekali bandar judi bola ilegal di luar stadion yang menawarkan judi bola kepada masyarakat Inggris saat itu yang akan menonton pertandingan. Pasca Perang Dunia II, bandar judi bola ilegal di Inggris semakin menjamur. Dan kebanyakan dari bandar judi bolailegal tersebut dikelola oleh para gangster setempat dan dikelola di tempat-tempat kumuh. Tapi hal tersebut berubah sejak pemerintah Inggris mengeluarkan undang-undang yang melegalkan judi bola. Sejak saat itu masyarakat Inggris bisa bermain judi bola dengan tenang di bandar judi bola legal. Hal tersebut pada akhirnya berhasil memberantas praktik judi bola ilegal.

Sejak wajah sepak bola Inggris dan Eropa mulai berubah menjadi industri sepak bola, judi bola di Inggris juga terkena imbasnya. Judi bola yang tadinya selalu kalah favorit dibandingkan dengan cabang olahraga pacuan kuda dan tinju, akhirnya mulai bisa bersaing menjadi jenis permainan judi olahraga favorit masyarakat Inggris. Semakin banyak klub-klub dari EPL yang mulai berani membeli pemain top dari luar daratan Inggris membuat angka penonton sepak bola meningkat dan pada akhirnya juga membuat animo masyarakat untuk bermain judi bola juga meningkat. Bandar judi bola menjadi semakin sibuk karena semakin banyaknya masyarakat yang berniat memasang taruhan pada pertandingan favorit mereka. Bahkan hingga saat ini judi bola tetap menjadi judi olahraga terkuat di Inggris selain pacuan kuda, tinju, dan tenis.

2. Prancis

Kalau kita berbicara mengenai industri perjudian secara umum, berarti Prancis merupakan negara Eropa paling atas yang akan menjadi tujuan wisata bagi para pencinta permainan judi. Selain terkenal dengan sejarah seni dan tempat romantis, negara asal Michel Platini ini juga terkenal dengan perlindungan terhadap perjudian. Hal inilah yang membuat Prancis menjadi negara judi terbesar di Eropa. Lantas bagaimana dengan perkembangan industri judi bola di Prancis? Sama halnya dengan judi bola di Inggris, judi bola di Prancis juga menjadi favorit bagi para penggemar judi olahraga. Hanya saja judi bola di Prancis benar-benar memiliki angka jumlah penggemar yang jauh di atas judi-judi olahraga lainnya. Tidak seperti di Inggris yang masih ada pacuan kuda dan tinju sebagai pesaing ketat judi bola.

Ada dua hal yang membuat judi bola begitu diminati di Prancis. Pertama tentu saja disebabkan oleh sepak bola yang menjadi olahraga paling populer di Prancis. Sepak bola jauh mengungguli Balap Sepeda Tour de France, Rugby, dan Tenis. Hal kedua adalah karena tidak adanya pajak bagi para pemain judi. Jadi, siapapun yang berhasil mendapatkan uang dari kemenangan bermain judi tidak akan dikenakan pajak oleh pemerintah Prancis. Pada tahun 2018, jumlah uang yang dipertaruhkan pada judi olahraga di Prancis adalah 1,1 Miliar Euro dan judi bola menyumbang 51% dari total angka tersebut. Artinya judi bola di Prancis tahun 2018 menyumbang angka 561 juta Euro. Hal tersebut merupakan angka yang masih sulit dikejar oleh judi olahraga dari cabang olahraga lain. Karena setiap tahunnya judi bola selalu mengalami pertumbuhan baik dari segi jumlah pemain maupun jumlah uang yang dipertaruhkan.

3. Jerman

Sejarah perjudian di Jerman sendiri sebenarnya cukup panjang dan berliku. Abad ke-17 merupakan awal mula perjudian mulai dimainkan di Jerman sebagai permainan jalanan. Artinya banyak orang yang bermain judi saat itu di pinggir jalan. Pada tahun 1765 dan 1824, dua Kasino pertama dan tertua di Jerman didirikan di kota Baden. Sayangnya pada tahun 1872 seluruh Kasino di Jerman ditutup dan dilarang untuk beroperasi. Tetapi pada tahun 1933, perjudian di Jerman dilegalkan dan beberapa Kasino yang sebelumnya sempat ditutup akhirnya dibuka kembali. Kemudian sejak saat itu perjudian di Jerman tumbuh baik dan bahkan tidak terganggu saat Jerman Barat dan Jerman Timur memutuskan untuk bersatu.

Menjadi juara dunia empat kali, dan runner-up empat kali sudah menjadi data yang sangat jelas kalau sepak bola merupakan olahraga yang paling favorit di Jerman. 80% rakyat Jerman sangat menggemari olahraga sepak bola, sedangkan 20% sisanya terbagi menjadi beberapa olahraga seperti Golf, Hoki Es, Bola Tangan, dan Formula 1. Seperti halnya di Inggris dan Prancis, yaitu sepak bola dan perjudian merupakan dua hal favorit masyarakatnya. Judi bola juga menjadi jenis judi olahraga yang menjadi favorit rakyat Jerman. Aktivitas judi bola di Jerman menyumbang angka 80% dari total aktivitas judi olahraga di Jerman. Angka yang signifikan sekaligus tidak mengherankan mengingat hampir seluruh rakyat Jerman menggilai sepak bola.

Dari apa yang sudah dijelaskan sebelumnya, terlihat jelas sekali kalau judi bola di era kedai fisik dipengaruhi oleh dua hal. Pertama adalah faktor pemerintah negara tersebut yang melindungi dan mendukung perjudian. Dan faktor kedua adalah sepak bola menjadi olahraga yang paling favorit di negara tersebut. Lalu bagaimana dengan era judi online? Sejak era judi online dimulai sekitar tahun 1990an, pertumbuhannya hingga kini sangatlah pesat. Judi bola menjadi salah satu jenis permainan judi yang juga ikut meroket popularitasnya. Hal tersebut karena sejak banyaknya bandar judi bola online, para penggemar judi bola yang tinggal di negara anti-judi menjadi bisa ikut berpartisipasi tanpa harus berurusan dengan hukum.

Selain para penggemar judi bola, para bandar judi bola online juga sebenarnya tertolong sejak era situs digital dimulai. Hal paling utama yang membuat para bandar judi bola sangat tertolong adalah mereka dapat menarik jutaan pemain judi bola dari seluruh dunia degan untung besar tetapi hanya membayar pajak sedikit. Kenapa mereka bisa membayar pajak hanya sedikit? Karena wilayah izin usaha mereka ada di negara dengan pajak judi yang sangat kecil. Bahkan untuk mendapatkan lisensi melakukan perjudian di negara tersebut hanya dibutuhkan sedikit dana dibandingkan negara-negara lainnya. Negara mana saja? Berikut penjelasannya.

1. Malta

Malta merupakan sebuah negara kecil yang berada di laut Mediterania. Berada di utara Afrika dan selatan Italia. Malta sendiri masuk dalam anggota Uni Eropa dan merupakan negara persemakmuran Inggris. Malta merupakan negara terbesar dan pertama di Uni Eropa yang mampu mengeluarkan peraturan mengenai judi online termasuk judi bola online. Tahun 2000, Malta sudah memiliki undang-undang mengenai judi online. Malta menjadi salah satu negara favorit untuk mendirikan bandar judi bola online. Alasan Malta dijadikan negara favorit adalah karena Malta hanya mengenakan pajak sebesar 5% dari pendapatan tahunan para pemilik industri perjudian. Selain itu, biaya murah untuk mendapatkan lisensi mendirikan bandar judi bola online juga menjadi alasan kuat Malta menjadi negara tujuan pendirian bandar judi bola online. Sebelum era judi online, negara yang luasnya hanya 1/5 luas Jakarta ini memang sudah banyak memiliki Kasino. Sehingga tidak heran ketika era judi online mereka dengan cepat mengeluarkan undang-undang perihal judi online.

2. Gibraltar

Negara yang memiliki nama asli The British Isle of Gibraltar ini merupakan negara persemakmuran Inggris yang masuk dalam wilayah benua Afrika. Lokasinya ada di selatan Spanyol tepatnya di semenanjung Iberia. Gibraltar merupakan surga bagi para pelaku industri judi yang berniat mendirikan bandar judi bola online. Hal tersebut dikarenakan para pelaku industri judi di Gibraltar hanya dikenakan pajak sebesar 1% dari pendapatan per tahunnya. Dengan angka sekecil ini, jelas saja banyak pihak berlomba-lomba untuk mendirikan bandar judi bola online di negara dengan penduduk 30.000 jiwa ini. Beberapa situs judi bola besar yang kita kenal, mereka berdomisili di Gibraltar. Gibraltar sendiri menjadi negara pertama di dunia yang memiliki undang-undang tentang perjudian online.

3. Inggris

Inggris tetap menjadi idola bagi para pelaku industri judi termasuk para pelaku industri judi online. Alasan utama Inggris tetap dilirik oleh para pelaku industri judi untuk mendirikan bandar judi bola online adalah karena pengalaman pemerintah Inggris dalam melindungi dan mendukung perjudian yang sudah sejak ratusan tahun lalu. Pajak industri judi di Inggris bila kita bandingkan dengan Malta dan Gibraltar jelas sangat jauh sekali. Inggris mematok angka 15% dari pendapatan per tahun bagi pelaku industri judi. Tetapi angka tersebut masih yang paling rendah bila dibandingkan dengan Prancis dan Jerman yang menembus angka 20% hingga 25%. Beberapa nama bandar judi bola besar juga berdomisili di Inggris sejak era kedai fisik.

Setiap negara pasti memiliki kebijakan dan aturan tersendiri mengenai perjudian, tidak terkecuali judi bola. Tapi yang jelas judi bola tetap menjadi sebuah permainan yang memiliki banyak penggemar di dunia. Karena selama sepak bola masih dimainkan di atas lapangan hijau, artinya judi bola masih akan terus ada.